INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Ketika Media Dunia Ramai-ramai Beritakan Martunis

Ketika Media Dunia Ramai-ramai Beritakan Martunis

Di tengah carut marut sepakbola nasional, ada sedikit kebanggaan bagi negeri ini. Muncul nama Martunis, bocah Aceh, yang kini mulai merintis mimpi di Eropa.

Pada 1 Juli 2015, Martunis digaet klub raksasa Portugal, Sporting Lisbon. Pemuda 17 tahun tersebut akan memulai kariernya di akademi klub berjuluk Sportinguistas.

Mimpi Martunis ini tak diraih dengan mudah. Sempat dihantam kesedihan luar biasa karena ditinggal orang tua dan saudaranya akibat tsunami, Martunis bangkit menjadi pria yang memiliki kesempatan luar biasa untuk mengharumkan nama bangsa.

Walau baru bergabung dengan Sporting, Martunis secara tak sengaja telah membawa nama Indonesia kembali mendunia. Namun, kali ini Indonesia tak menyapa dunia dengan berita yang tak sedap terkait sepakbola. Melainkan sebuah prestasi di mana anak bangsa mampu menembus persaingan ketat di Eropa.

Wajar jika akhirnya, kisah Martunis menjadi bahasan di beberapa media dunia. Salah satu media ternama Inggris, The Guardian.

The Guardian menulis sebuah artikel dengan judul “Sporting Lisbon sign Indonesian tsunami survivor Martunis for academy” (Sporting Lisbon merekrut Martunis korban selamat tsunami Indonesia untuk akademi).

Sementara The Independent, mengangkat cerita luar biasa Martunis yang kini berpeluang untuk mengikuti jejak ayah angkatnya, Cristiano Ronaldo.

Media seperti Daily Mail, ESPN, Mirror, Eurosport dan Sky News tak ketinggalan untuk mengangkat kisah dongeng “bocah ajaib” Indonesia ini. Semuanya memberitakan bagaimana perjalanan Martunis sampai bisa bergabung dengan Sporting.

Kini, masa depan Martunis berada di tangannya sendiri. Jika mampu beradaptasi dan berkembang dengan baik, bukan tak mungkin dia bisa sesukses dan setenar Ronaldo.

“Saya ingin mewujudkan impian itu. Saya berterima kasih kepada Sporting yang sudah memberikan kesempatan ini,” kata remaja Aceh kelahiran Tibang, 2 Mei 1997 ini.

sumber : viva
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :