INTERNASIONAL

[internasional][bleft]

NASIONAL

[nasional][bleft]

ACEH

[aceh][bleft]

TEKNOLOGI

[teknologi][threecolumns]

EKONOMI

[ekonomi][bleft]

SPORT

[sport][threecolumns]

Wakil Aceh di Senayan Mulai Berkiprah

* 13 Anggota DPR dan Empat DPD asal Aceh Dilantik
 
JAKARTA - Wakil rakyat Aceh memulai kiprahnya di Gedung Parlemen Senayan  mengawal aspirasi rakyat Aceh dan menjalankan tugas konstitusional lainnya selama lima tahun ke depan. Wakil rakyt Aceh itu terdiri dari 13 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan empat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Kesiapan menjalankan tugas sebagai wakil rakyat tersebut ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji wakil rakyat Aceh bersama-sama dengan wakil rakyat dari propinsi lain di Ruang Rapat Paripurna I Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/10).
Pengucapan sumpah yang dipandu Ketua Mahkamah Agung RI yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, Presiden terpilih Joko Widodo, Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla dan pimpinan lembaga negara serta perwakilan negara sahabat dan undangan lainnya. Seremoni pengucapan sumpah itu juga disiarkan secara langsung oleh media elektronik.
Dari 13 anggota DPR asal Aceh periode 2014-2019, tiga di antaranya adalah “wajah lama” yang terpilih kembali. Mereka adalah Teuku Riefky Harsya dari Dapil Aceh 1 dan Muslim SH (Dapil Aceh 2) dari Partai Demokrat dan Nasir Djamil dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil Aceh 1.
Bagi Nasir Djamil, ini adalah periode ketiga dia duduk di Senayan. Ia masuk Parlemen Pusat pertama kali pada 2004-2009, dilanjutkan 2009-2014, dan 2014-2019. Sebelumnya Nasir Djamil adalah anggota DPRA. Teuku Riefky Harsya adalah generasi pertama Partai Demokrat di kancah politik nasional. Muslim SH pertama melangkah kali ke Senayan periode 2009-2014.
Selebihnya adalah wajah baru, dari Dapil Aceh 1, Fadhullah  (Gerindra), Muslim Ayub  (PAN), HM Salim Fakhri (Golkar), Irmawan (PKB), dan Prof Bachtiar Aly (Nasdem). Dapil Aceh 2, Tagore Abubakar (PDI P), Khaidir (Gerindra), Anwar Idris (PPP), Firmandez (Golkar), Zulfan Lindan  (Nasdem). Empat anggota DPD Fachrul Razi, Ghazali Abbas Adan, Sudirman atau yang lebih dikenal dengan Haji Uma, dan Rafly.
Komposisi para wakil rakyat Aceh periode ini lebih beragam, baik dari keterwakilan daerah pemilihan maupun asal partai. Tagore Bubakar, Irmawan, Muslim Ayub, dan Salim Fakhri berasal dari kawasan Aceh pedalaman. Sejarah penting lain adalah terpilihnya Irmawan SSos dari Partai Kebangkitan Bangsa. “Saya bersyukur menjadi orang pertama dari PKB Aceh yang lolos ke Senayan,” kata Irmawan (aceh.tribunnews.com)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :