Beberapa Wilayah di Aceh Mengalami Inflansi
BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh menyatakan sejumlah wilayah di Aceh pada September 2014 mengalami Inflasi.
"Untuk inflasi tertinggi terjadi di Meulaboh yakni sebesar 0,58 persen, disusul Lhokseumawe 0,50 persen dan Kota Banda Aceh 0,47 persen. Sedangkan untuk Aceh secara keseluruhan, terjadi inflasi sebesar 0,49 persen," kata Kepala BPS Aceh, Hermanto, dalam konferensi pers, Rabu (1/10/2014) di Banda Aceh.
Inflasi tersebut terjadi,Hermanto menjelaskan, disebabkan terjadinya kenaikan harga pada kelompok bahan makanan, makanan jadi, minuman, rokok, air, listrik, dan gas.
"Inflasi juga terjadi pada harga-harga kebutuhan rumah tangga di beberapa pedesaan di Aceh. Dari 10 provinsi di Sumatera dilaporkan pada September 2014 seluruhnya mengalami inflasi, di mana inflasi tertinggi terjadi di Sumatera Barat sebesar 0,92 persen dan terendah terjadi di Bangka Belitung yakni sebesar 0,02 persen," jelasnya.
Sementara itu di bidang nilai ekspor, Provinsi Aceh pada Agustus 2014 mengalami sedikit peningkatan, dibandingkan Juli 2014, yakni sebesar 87,77 persen, dari 1.490.364 USD menjadi 2.798.507.
"Selain itu pada sektor kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) juga mengalami peningkatan 105,92 persen dari bulan sebelumnya, dengan jumlah 1.913 orang. Secara kumulatif, perncapaian wisman Januari-Agustus 2014 meningkat sebesar 88,20 persen," imbuh Hermanto. (acehonline)
Labels
aceh


Post A Comment
No comments :